Klaim Asuransi Anda Ditolak, Inilah Alasannya

Dengan banyaknya prosedur pengurusan klaim asuransi sering kali menjadi momok tersendiri bagi para pemegang polis asuransi. Banyak pula yang menjadikan hal ini sebagai salah satu ketidaknyamanan untuk membeli polis asuransi baik itu asuransi kesehatan, mobil, maupun asuransi perjalanan. Namun sulitnya pengurusan klaim tersebut bukan tanpa alasan. Semuanya sudah tercantum didalam kesepakatan antara pihak asuransi dengan pembeli polis asuransi, dan terikat hukum. Artinya, klaim tidak akan sembarangan ditolak.

Lalu, kenapa timbul adanya penolakan polis, mungkin saja pembeli polis asuransi tidak mengerti Cara Klaim Asuransi Prudential, sehingga mendapat penolakan dari pihak asuransi. Berikut beberapa contoh alasan ditolaknya klaim asuransi :

1. Polis Sedang Tidak Aktif

Polis asuransi yang berada dalam keadaan non aktif disebabkan beberapa keadaan. Keadaan tidak aktif ini disebut juga dengan lapse. Pihak asuransi tidak bersedia untuk membayar klaim apabila polis sedang lapse atau tidak aktif. Berikut contoh keadaan polis sedang lapse dan membuat klaim asuransi Anda ditolak.

Pembayaran premi asuransi mengalami jatuh tempo karena telah melewati masa tenggang. Setiap asuransi mungkin saja memiliki waktu tenggang berbeda-beda. Biasanya maksimal sekitar 45 hari. Tetapi, bila polis asuransi berbentuk unitlink, polis bisa dianggap lapse bila nilai tunai asuransi tidak cukup menutupi biaya asuransi. Ada dua penyebab yang membuat tidak cukupnya nilai tunai, yaitu kinerja investasi tidak baik dan nilai tunai sering dicairkan.

2. Klaim Tidak Tercakup Dalam Klausul

Polis asuransi berisikan tentang kesepakatan yang meliputi kriteria-kriteria apa yang masuk dan tidak masuk dalam tanggungan asuransi. Dalam asuransi mobil TLO, yang dimaksud dengan rusak berat bisa jadi berbeda-beda antara satu asuransi dengan asuransi lain. Bisa jadi minimal 70% atau 75%, bahkan 80%. Jadi, asuransi tidak akan mau untuk menanggung biaya kerusakan, apabila kerusakan tidak mencapai persentase yang disepakati.

3. Pengajuan Klaim Melebihi Waktu Yang Ditentukan

Klaim asuransi bisa saja ditunda atau ditolak bila pengurusan klaim melebihi waktu yang ditentukan didalam polis. Asuransi memang memberikan batas waktu untuk pengurusan klaim. Lewat dari itu, klaim bisa ditolak. Klaim asuransi mobil harus segera diurus karena batas waktunya pendek, hanya 3 x 24 jam. Sementara untuk asuransi seperti asuransi jiwa, batas waktunya antara 30-60 hari.

4. Dokumen Klaim Tidak Lengkap

Pastikan Anda mengetahui semua dokumen yang harus disediakan dan diberikan saat hendak mengajukan klaim. Satu saja dokumen yang kurang, asuransi akan menolak klaim. Misalnya untuk asuransi jiwa, diperlukan surat keterangan dari dokter. Anda juga diharuskan mengisi formulir klaim. Ikuti prosedur dengan benar. Bila klaim yang diajukan adalah klaim asuransi mobil, pastikan mengambil foto kerusakan mobil. 

Foto ini akan menjadi salah satu bukti saat hendak mengajukan klaim ke asuransi. Selanjutnya siapkan dokumen secara lengkap, mulai dari fotokopi polis asuransi, fotokopi SIM, STNK, dan tentu saja formulir pengajuan klaim. Surat keterangan dari polisi mungkin juga dibutuhkan bila terjadi kerusakan berat.

5. Pemegang Polis Melanggar Hukum

Alasan lainnya yang membuat klaim asuransi ditolak adalah bila pemegang polis melakukan tindakan melanggar hukum. Misalnya, bila ia memiliki asuransi mobil all risk kemudian mobilnya kecelakaan karena ugal-ugalan atau melanggar lalu lintas, ia tidak dapat mengajukan klaim. Hal yang sama juga berlaku bila pemegang polis tidak memiliki SIM saat berkendara, parkir di sembarang tempat, dan mabuk.

Banyak alasan ditolaknya klaim asuransi Anda dan salah satu cara terbaik untuk mengetahuinya adalah dengan mencermati, mempelajari, dan memahami isi polis. Banyak pemegang polis yang mengabaikan hal ini sehingga akhirnya merugi karena kesalahannya sendiri.

No comments:

Powered by Blogger.