Traveling, Hobi Terbaik Yang Bukan Hanya Sekedar Jalan-Jalan

Banyak yang bilang, bahwa traveling itu menghambur-hamburkan uang. Ada yang bilang, traveling itu cuma ajang pamer ke temen dan  pamer di sosmed. Ada juga yang bilang, traveling itu cuma ngabisin waktu aja. Memang niat tiap orang itu berbeda, bagaimana pribadi masing-masing menyikapinya seperti apa.

Ada yang melakukan traveling hanya untuk kabur dari rutinitas yang membosankan, ada yang hanya ingin merilekskan pikiran dari banyaknya tugas, ada yang traveling untuk mencari inspirasi dan motivasi hidup, bahkan ada yang melakukan traveling hanya agar mengikuti Tren Jaman Now. Jujur saja, pada awalnya saya terjun ke hobi traveling ini berawal dari tren traveling yang pada saat itu sedang booming di kalangan anak muda.

Setelah menekuni banyak hobi sebelumnya mulai dari Futsal, Basket, bahkan touring. Pada waktu itu saya dan Syarif penasaran dan mencoba memulai perjalanan keluar kota, menuju tempat-tempat wisata terhits di Indonesia, dan pastinya upload foto nggak ketinggalan. Tapi seiring berjalannya waktu, 3 tahun hobi ini saya tekuni dan saya jalani, ternyata makna dari traveling sendiri itu lebih luas dari apa yang selama ini saya bayangkan.

Bukan hanya kegiatan untuk mencapai suatu tempat, bukan hanya kegiatan untuk seru-seruan, dan bukan hanya sekedar untuk jalan-jalan. Traveling itu bagi saya bukan hanya kesenangan semata saat berada di perjalanan atau tempat tujuan, tapi perjalanan itulah yang memberikan pengalaman hidup paling berharga dalam hidup saya. Dari perjalanan itulah saya belajar dan mendapatkan pengalaman dari apa yang terjadi saat di perjalanan.

Mulai dari komunikasi dengan orang lain di transportasi umum, berdiskusi dengan orang lain dari daerah bahkan negara berbeda dengan perspektif masing-masing yang pernah diketahui. Melihat kehidupan warga lokal yang memiliki adat berbeda dengan kampung halaman, bahkan secara tidak sadar juga mengatur itenerary, memilih keputusan, bertanya, bernegosisasi, kehilangan barang, ketinggalan transportasi saat perjalanan pun memberikan pengalaman yang sangat berharga.

Perjalanan pertama saya sungguh sangat berharga, karena moment tersebut susah untuk terjadi lagi. Awal perjalanan, saya tidak sendiri tetapi bersama dengan sahabat dan teman. Kita pergi dengan menggunakan bus ekonomi dengan harga 35 ribu rupiah, kemudian kita charter angkutan umum agar biaya lebih murah. Tau nggak kita mau kemana?, kita pergi untuk melihat pemandangan yang dipenuhi oleh Blue Fire yaitu Kawah Ijen yang bertempat di Banyuwangi.

Dini hari biasanya orang sedang enak-enaknya bobok cantik. Namun, tidak begitu yang terjadi di Kawah Ijen, di Banyuwangi, Jawa Timur. Saat dingin masih tembus menusuk tulang, waktu terus berputar di tiga per empat malam, aktivitas di Kawah Ijen justru menggeliat. Para pendaki mulai bersiap mendaki ke kawah gunung ini.

Blue fire. Itulah tujuan semua orang tidak terkecuali saya sebagai para pendaki yang sampai rela bersusah payah untuk mendaki ke kawah di ketinggian 2.443 meter dari atas permukaan laut. Kita menunggu semburan api biru yang muncul dari Kawah Ijen. Kalau kalian tau, sebenarnya Kawah Ijen adalah satu dari dua lokasi di dunia yang punya fenomena tersebut, selain di Islandia.

Kalian tidak hanya bisa bisa melihat Blue Fire yang menjadi incaran banyak orang saja, tetapi kalian juga bisa melihat penambang mengambil belerang, ini pembelajaran yang tidak didapatkan di bangku sekolah. Jika kalian berada di kawah sampai pagi atau ingin melihat sunrise, kalian akan mendapatkan pemandangan yang spekta dari atas sana. Saya sudah membuktikan hal itu, kalok ada yang nggak percaya silahkan cus ke Kawah Ijen Banyuwangi. Itulah perjalanan pertamaku, bagaimana dengan perjalanan pertamamu ?.

18 comments:

  1. Ia bener. Bukan hanya sekedar jalan-jalan, tapi juga penghilang penat sekaligus jd multivitamin hati dan pikiran hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa, bisa juga yaa travelling bagi yang galau.
      Tapi setelah pulang jangan malah tambah kumat yaa. hahaha

      Delete
  2. Ya ampun, cakep banget ini pemandangan di Kawah Ijen. Bisa biru begitu ya. Kapan-kapan bikin tulisan cara menuju ke sana dong, Mbak, yang sama teman-teman. Siapa tahu suatu hari nanti saya berkesempatan jalan-jalan ke sana juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. okee deh mbak monica, tunggu eposode berikutnya yaa mbak.
      Insa Allah akan hadir pada minggu ini. hehe :)

      Delete
  3. Traveling itu menyegarkan mood, suasana hati dan mencari jodoh *ehhh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Loh loh loh, jodohnya ini nih yang menarik.
      Setiap ke suatu tempat harus dapet satu yaa mas.

      Delete
  4. Setuju banget brooooo. Sama banget dengan hobiku

    ReplyDelete
  5. Yeey, kapan-kapan bisa travelling bareng nih.

    ReplyDelete
  6. Kalo saya, traveling itu jalan untuk menyegarkan aktivitas selanjutnya. Apalagi travelingnya sama yg tercintah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget mas, supaya pikiran makin fresh, tenang, dan tentram.
      Kalok sama yang tercinta pasti lebih seru.

      Delete
  7. Piknik itu memang sangat mengasyikkan hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bahkan sampek lupa diri kalok lagi piknik.
      Pura-pura pikun gimana gitu? hahaha

      Delete
  8. Saya pun suka traveling mbak, tapi kalo udah kecapean istirahat sejenak, kwkwkwkwkwk

    ReplyDelete
  9. Hahaha, tapi jangan nekat naik becak sampek Bandung loh faisol.
    Itu mah bukan travelling.

    ReplyDelete
  10. Akh,cakeeep beneeer fenomena blue fire ini ....
    Pengin lihat langsung suatu saat nanti.

    Yups,betul.
    Travelling itu wajib.
    Agar pikiran dan badan jadi lebih seneng bawaannya, ngilangin suntuk juga bisa nemu pengalaman2 unik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cobain deh mas, nggak bakalan nyesel. Beneran.

      Setuju dengan mas himawan. Kalok lagi suntuk buat traveling aja. Pasti fresh kembali.

      Delete
  11. Traveling memang sangat menyenangkan...
    Bisa membuat pikiran kembali fresh, mendapatkan pemandangan yang belum tentu orang lain bisa liat, dapat pengalaman baru, dapat pembelajaran baru...
    Intinya i like travelling, kapan-kapan travelling bareng yuk... hehe

    ReplyDelete
  12. Bener banget mas, dengan pengalaman yang kita dapat, kita bisa belajar banyak hal.
    Bisa menghargai dan menghormati adat yang asing bagi kita.
    Bisa mendapatkan keluarga baru. Pokoknya asyik deh.

    ReplyDelete

Powered by Blogger.