Lalu Apa Sebenarnya Kebahagiaan Itu ?

Dijaman modern seperti sekarang ini telah merubah segalanya, termasuk perilaku anak-anak jaman sekarang yang sangat berbeda dengan anak-anak pada generasi sebelumnya. Kemajuan tegnologi yang begitu pesat telah merubah segalanya dan sering kali membuat kita bingung dengan kondisi yang demikian.

Orang tua tidak perlu lagi terlalu sering memantau anaknya sudah pulang atau belum, karena saat ini telah ada teknologi canggih berupa CCTV untuk bisa mengeceknya, jadi orang tua bisa ngecek lewat hp dan bisa fokus kerja untuk mencari rejeki bagi keluarganya. Apalagi jika ibu memiliki pekerjaan yang sangat penting yang tak mungkin bisa dilalaikan karena merasa memiliki jabatan yang tinggi, maka perilaku anak akan mulai berubah karena kondisi demikian, dan akhirnya akan merubah sifatnya setelah menemukan teman atau lingkungan yang baik ataupun buruk.

Memang benar, bagi anak jaman sekarang harta, tahta, dan wanita menjadi prioritas pertama dalam kehidupan. Orang tua ingin kehidupan putrinya terjamin, ingin menantunya yang punya inilah itulah dan lain-lain. Bener kan?, tetapi akibat dari semua ini akhirnya berdampak juga pada anak, dia akan menginginkan hal yang sama seperti yang diinginkan orang tuanya. Seharusnya yang menjadi jaminan bukan harta atau jabatan, tetapi kebahagiaan. mampukah kamu berjuang untuk membahagiakan anak saya. Ini nih yang wah banget, keren nih kalok begini.

1. Harta

Percayalah, nggak semua yang ada di dunia ini bisa kalian beli dengan uang. Memang kita butuh uang untuk biaya keseharian seperti makan, air, listrik, dan lainnya. Tetapi tujuan kita untuk hidup bukanlah hanya untuk mencari uang aja, tetapi kebehagiaan. Memang bahagia butuh uang, siapa yang bilang nggak?, tapi uang bukan segalanya sampai harus Anda cari dari pagi sampai ketemu pagi lagi tanpa memperhatikan keluarga dan orang-orang yang sayang pada diri Anda.

Apakah dengan Anda Shopping untuk menghabiskan uang yang Anda dapatkan dan minta ini minta itu agar suami atau pacar Anda mengeluarkan uang akan membuat Anda bahagia?, belum tentu kan, bahkan Anda akan mendapati banyak masalah. Penulis sangat iri sekali dengan tetangga sebelah rumah, dalam kesehariannya mereka terkadang hanya makan dengan nasi, krupuk, dan kecap atau sambel, tetapi mereka bisa bahagia karena rasa syukur yang mereka miliki. Mereka memang keluarga yang tidak punya, tetapi mereka bisa saling melengkapi kekurangan satu sama lain. Ingatlah, rasa syukur yang dapat membuat kita bahagia.

2. Tahta

Guys, ingat dong jabatan itu adalah amanah dari Allah buat Anda, setinggi apapun jabatan yang Allah berikan kepada Anda di dunia, tetap jabatan akhir yang akan dikenang orang dan ditulis dengan rapi dibatu nisan Anda adalah Alm atau Almh, nggak akan ada yang lain guys. Dengan jabatan tinggi pun belum tentu kan Anda merasakan tujuan kita semua hidup, yaitu kebahagiaan. Banyak sekali pengusaha muda yang bercerai karena jabatan istri lebih tinggi, atau jabatan suami yang bisa membuatnya selingkuh dengan wanita lain. Masih banyak yang lainnya, tetapi bersyukur atas apa yang Allah berikanlah yang menjadikan hidup Anda bahagia dunia dan akhirat.

3. Wanita

Ada sebuah cerita yang pernah penulis dengar, kisah yang begitu menarik tentang wanita sholihah. Dimana seorang lelaki ingir sedang bertanya kepada ulama’ yang alim dan cerdas. Beliau bertanya, kenapa wanita islam dilarang untuk berjabat tangan dengan semua laki-laki? kenapa nggak seperti wanita lainnya yang boleh berjabat tangan dengan siapa saja?. Ulama’ yang cerdas bertanya balik, kamu warga negara mana? Inggris, siapa nama ratumu? Elizabeth, apakah kamu bisa berjabat tangan dengannya? Iyaa nggak bisa lah kan beliau ratu. Ulama’ tersebut berkata, semua wanita muslimah itu ratu nggak boleh sembarangan orang salaman.

Kemudian cerita kedua, kenapa wanita islam disuruh memakai jilbab? Kenapa nggak seperti wanita lainnya yang bebas? Mau pakek baju nggak pakek baju bebas. Ulama’ mengeluarkan dua permen dari kantongnya, satu dibuka bungkusnya dan yang satu dibiarin terbungkus terus dilgeletakkan dilantai. Lalu ulama’ tersebut menyuruh pemuda inggris tadi memilih permen itu? Tentunya saya pilih yang terbungkus. Kenapa kok nggak diambil yang terbuka? Dia bilang, itu kan kotor udah kebuka. Ulama’ tersebut berkata, itulah perumpamaan wanita islam, terbungkus rapi yang boleh buka hanya suaminya.

Guys, jaman sekarang sudah terkontaminasi dengan yang namanya pacaran, selingkuh, terus putus bentar-bentar nikah, selingkuh, terus cerai. Iyaa nggak sih? Cowok selingkuhin ceweknya, cewek selingkuhin cowoknya, belum yang pikirannya hanya uang doang. Emang Anda piker bumi ini beputar untuk ngeliat tingkah laku Anda yang begini aja tanpa ada ujungnya. Kapan Anda mau berubah.

Sebenernya bahagia itu gampang loh, sebagai gambaran kita akan membandingkan kebahagiaan dengan kesehatan yang baik. Bagaimana kita bisa tetap sehat? Dengan terus menjaga pola makan, berolahraga, dan punya gaya hidup yang baik. Begitu juga, kita bisa bahagia kalau kita terus menjalani kehidupan yang benar dan mengikuti agama Allah, dekat dengan keluarga, orang-orang yang sayang dengan kita, dan berbuat baik pada semua orang.

8 comments:

  1. Bahagia itu gampang ya mbak. Melihat dia bahagia walau bersama orang lain juga sudah membuat hati bahagia. *eh

    ReplyDelete
  2. Itu bahagia atau menyerah mas ?

    ReplyDelete
  3. Bisa melakukan sssuatu yang diingankan bisa menjadi kebahagiaan yang luar biasa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget, apalagi kalok udah usaha semaksimal mungkin dan penuh perjuangan.

      Delete
  4. Diskripsi bahagia tiap orang itu berbeda-beda. Bisa jadi kebahagiaan yang kita rasakan justru jadi kesedihan bagi orang lain

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa juga si yaa, lalu apa sebenarnya kebahagiaan itu ?.

      Delete
  5. kebahagiaan itu dimana orang tua dan orang lain bisa tersenyum 100% alasannya karena kita...

    ReplyDelete
  6. Asseeek, cihuy.
    Alsannya karena kita yaa. Boleh deh. haha

    ReplyDelete

Powered by Blogger.